64 tayangan
diinformasikan dalam Penipuan Lewat Media Lainnya oleh (2.7k poin)

Skema Ponzi diberi nama sesuai Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi atau populer dikenal dengan nama Charles Ponzi. Skema yang digunakan Ponzi ini merugikan “investor” hingga 20 juta dollar pada tahun 1920.

Ilustrasi Skema Ponzi tanpa "pemain".
Ilustrasi Skema Ponzi tanpa “pemain”.
Ponzi memang bukan orang pertama yang menggunakan skema ini, namun kerugian yang ditimbulkan di jamannya sungguh luar biasa. Kerugian 20 juta dolar di tahun 1920 setara dengan 255 juta dolar di tahun 2011. Hitung sendiri jika dirupiahkan, ya.

Bagaimana skema Ponzi bekerja?
Sebenarnya skema ini cukup sederhana. Instrumen yang digunakan adalah investasi dengan imbal hasil yang tinggi, bahkan cenderung tidak masuk akal. Secara sederhana, skema Ponzi bisa digambarkan dengan contoh kasus dibawah ini.

Amir (bukan nama sebenarnya) menjalankan skema Ponzi. Ia mendatangi si Budi (bukan nama sebenarnya), mengatakan bahwa ia punya bisnis yang prospektif. Ia ingin Budi berinvestasi kepadanya dengan imbal bagi hasil katakanlah fix 10% per bulan, lalu Budi pun berinvestasi. Pada kenyataannya, bisnis Amir tidaklah sebaik itu. Bagi hasil yang diterima Budi pada bulan berikutnya tidak lain adalah uangnya sendiri.

Pada bulan selanjutnya, Amir membujuk Susi (bukan nama sebenarnya) untuk berinvestasi kepadanya, sama persis dengan yang dilakukannya pada Budi. Susi yang tertarik dengan imbal hasil tinggi lalu bergabung dengan Amir. Pada bulan ketiga, Budi dan Susi mendapatkan bagi hasil. Pada kenyataannya yang digunakan untuk membayar semua itu adalah uang Susi. Begitu seterusnya hingga pada akhirnya sistem ini runtuh.

Bagaimana keruntuhan skema Ponzi
Skema Ponzi runtuh apabila tidak ada lagi suplai dana ke sistem tersebut. Dalam arti kasarnya, tidak ada lagi korban baru atau jika ada jumlahnya menurun dari sebelumnya. Dalam contoh kasus diatas, jika “korban” berhenti pada Susi, maka Susi dan Budi akan menerima bagi hasil sampai maksimal bulan ke-10 saja. Uang pokok investasinya sudah pasti tidak kembali, kecuali Amir tidak kabur dan mau menjual aset pribadinya.

Skema Ponzi yang dijalankan sendiri, seringnya tak bertahan lebih dari satu tahun. Maka “pemain” membutuhkan pendukung supaya skema Ponzi tetap berjalan. Maka diciptakanlah “tangan kanan” yang bertugas menarik dana masuk ke “pemain”. Tangan kanan ini memiliki banyak sebutan, tapi tugasnya sama. Tangan kanan ini biasanya berasal dari investor gelombang pertama. Kenapa? Karena mereka selalu merasakan manisnya bagi hasil, sehingga percaya dan mau membantu.

Bahaya menjadi Tangan Kanan
Menjadi tangan kanan sama bahayanya dengan menjadi pemain skema Ponzi itu sendiri. Mayoritas “investor” hanya mengenal tangan kanan, bukan pemain Ponzi yang sebenarnya. Jadi saat skema Ponzi yang dijalankan runtuh, maka tangan kanan yang akan menerima getahnya. Investor akan menuntut pengembalian dana kepada tangan kanan, bahkan bisa sampai pelaporan tindak pidana kepada polisi.

Secara moral dan agama, tangan kanan sama berdosanya dengan si pemain ponzi itu sendiri. Derajatnya adalah sama dengan membantu sebuah kejahatan. Meskipun sebenarnya tangan kanan itu juga tertipu, namun anggapan masyarakat dan “korban” tidaklah seperti itu. Mereka tetap akan menganggap bahwa tangan kanan bersekongkol dengan pemain Ponzi, meskipun sesungguhnya tidak seperti itu.

Bagaimana mengenali skema Ponzi?
Sebenarnya tidak sulit mengenali skema Ponzi, juga tidak dibutuhkan banyak waktu. Tanda-tanda umumnya adalah sebagai berikut:

Produknya berupa investasi tidak resmi atau sifatnya pribadi
Bagi hasilnya terlalu tinggi dan tetap
Bisnis yang mendasari investasi tersebut tidak transparan
Bagian yang kedua dan ketiga adalah yang paling penting. Anda bisa mengolah dua tanda tersebut untuk mendapatkan jawaban apakah sesuatu yang ditawarkan kepada anda itu Ponzi atau bukan. Sebagai referensi, bunga pinjaman bank rata-rata adalah 15% per tahun. Seseorang yang bisa memberikan bagi hasil per bulan 5% saja, pasti bisa bayar cicilan bank dengan bunga 15% per tahun itu.

Mungkin ada yang bertanya, kok tak ada angin tak ada hujan trus bahas skema Ponzi. Sebenarnya tidak ada apa-apa, hanya saja di artikel selanjutnya saya ingin membahas sebuah bisnis yang terindikasi skema Ponzi. Nah, artikel ini sebagai pengantar dulu. Jadi nanti saya tidak perlu menjelaskan lagi apa itu skema Ponzi. Yak, tunggu artikel selanjutnya ya.

Bagikan laporan ini

hosting

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 saran 99 tayangan
0 saran 57 tayangan
cybercrime
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai bentuk informasi, dan kejahatan Cyber-Crime yang melanda dan terjadi di dunia maya internet online. Serta ikut partisipasi dalam memerangi segala tindakan kejahatan pada dunia maya. Terima kasih atas kontribusi semua pihak di media sosial ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...