1k tayangan
diinformasikan dalam Penipuan Media Sosial oleh MODERATOR (14.6k poin)

Saya banyak menerima curahan hati dari para korban penipuan dengan photo photo polisi/tentara. Kebanyakan mereka bekerja di luar negeri. Jika uang sudah melayang, mereka hanya pasrah. Ada yang ingin melanjutkan kasusnya tapi tak tahu  caranya.

Bagaimana cara melapor bagi korban yang ada di luar negeri? Apakah ybs harus pulang dan lapor? Atau bisa memberikan surat kuasa pada keluarga?  Padahal kalau lapor katanya korban harus datang sendiri ke kantor polisi.

Mohon tanggapan Bapak, terima kasih

Bagikan laporan ini

hosting

7 Tanggapan

answered oleh Admin (65k poin)
Laporan diterima.Saat ini sedang Kami Verifikasi.

Salam
answered oleh Kontributor (6.6k poin)
diedit oleh

Yth Fey Down...

Pertama saya prihatin dengan kasus yang dialami oleh saudara atau teman-teman anda tentang kasus ini...

Untuk kasus penipuan dengan menggunakan akun berupa foto aparat , sudah pernah sy upload di web saya juga DISINI

Inti pembelajaran dari kasus ini adalah JANGAN PERCAYA 100 persen dengan dunia maya, kecuali anda sudah membuktikan sendiri siapa pemilik akun tersebut, itupun juga kadang masih bisa di HACK oleh orang yang tidak bertanggungjawab kan? Kasus hack akun FB juga sudah sy upload DISINI 

Untuk melaporkan atas kasus tersebut memang benar bahwa korban harus datang sendiri ke kepolisian, untuk kasus yang dialami oleh TKI yang berada di luar negeri silakan bisa koordinasi dengan Licence Officer (Perwakilan Polri) yang ada di Kedutaan Besar Republik Indonesia, sy tidak memahami ttg mekanisme nya karena sy belum pernah bertugas sebagai Licence Officer tersebut.

Alternatif yang kedua adalah saat Korban sedang berada di Indoensia, agar melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri (di Mabes Polri) khususnya Subdit Cyber Crime. 

Tindakan lain yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Jangan penuhi permintaan untuk mengirim uang 

2. Ganti no hp anda

3. Non aktifkan akun FB anda, foto2 dihapus, biodata anda hapus (sebelumnya anda Capture dulu percakapan atau inbox yang berkaitan dengan pelaku) hal ini penting karena nantinya akan dijadikan sebagai bukti

4. Jadikan hal ini sebagai pembelajaran hidup untuk menjadi pribadi yang lebih baik

Semoga bermanfaat..mohon maaf atas keterbatasannya...

dikomentari oleh MODERATOR (14.6k poin)
Terima kasih banyak atas jawaban dari Bapak Bayu. Mohon maaf koreksi sedikit, saya tak pernah tertipu.  Sebaliknya saya perang melawan penipu2 pengecut/pecundang di dunia maya yang berlindung dibalik photo aparat.  Mereka telah banyak menipu bangsanya sendiri.  Saya titik beratkan pada pemberian info utk wanita dimana saja agar hati hati di sosmed. Sekali lagi banyak terima kasih
dikomentari oleh MODERATOR (14.6k poin)
Udah sering nulis ke polisi, baru kali ini dijawab. Alhamdulilah...
dikomentari oleh Kontributor (6.6k poin)
Sama2 Bro... Mari kita sama2 mencegah kejahatan dengan cara saling berbagi pengalaman disini. Sukses selalu...
dikomentari oleh (100 poin)
Saya wanita di Bandung usia 46 tahun pada tgl 17 Des 2017 berkenalan dengan pria di Facebook usia 27 tahun di Sumatera di kota Blang Kejeren, dari awal perkenalan chat nya sudah asyik banget dan saya langsung tertarik pada dia yang juga memasang foto wajah ganteng dan pakai baju TNI AD bersama teman2nya, lalu beberapa waktu kemudian dia menyatakan cintanya pada saya dan bersedia mutasi ke Bandung demi cintanya pada saya dan dia tidak peduli dengan usia saya yang jauh lebih tua, dia sayang sama saya dan dia suka wajah cantik saya bahkan bersedia pindah agama dari Muslim ke Nasrani ikut saya,,saya juga pernah perlihatkan foto (bugil) ke dia dan katanya dia suka karena saya nyata ada dan sayang sama dia,,dan sering dia minta video call saya sedang bugil dan dia masturbasi sendiri di sana,,, namun dia tidak bisa perlihatkan wajahnya karena kameranya rusak katanya,, kemudian dia bilang syarat mutasi harus bayar uang ke kantor pusat sebesar 60 juta tapi bisa dicicil 5 juta tiap 3-4 hari dan bisa bayar setengahnya dulu yaitu 30 jt dulu. Lalu tiap malam saya didoktrin dan mendengarkan keluhan dia yang sangat sayang pada saya dan ingin bersama tapi ga ada jalan buat biaya mutasi, lalu dia mulai bilang bahwa kalo saja saya ada dana bisa ga dipinjam dulu nanti diganti pas dia datang dengan gadaikan surat apa namany SK TNI ke bank dan dapat pinjaman dari bank... Saya terpengaruh sekali karena saya janda anak 2 sudah 3 tahun dikhianati oleh mantan suami dan saya butuh kasihsayang dan kasihsayang yang dia perlihatkan itu sama sekali tidak kelihatan palsu, dia mengobral janji untuk nikahi saya dan saya adalah jodohnya katanya, sehingga saya mengirimkan tabungan saya sebesar 10 jt, lalu pinjam ke orang tua 10 juta dan pinjam ke Home credit 13 jt semuanya saya kirimkan ke dia, sebelumnya sempat sudah kirim dana 700rb, 500rb dan 1.5 jt karena dia mengeluh ada teman yang nagih hutang ke dia sedangkan gaji dia cuma 2.8 jt sudah habis untuk sehari2,,,Kemudian setelah itu dia infokan bahwa biaya mutasi ternyata harus full karena ke luar pulau dan dia tidak mau gagal ketemu dengan saya katanya jadi saya usahakan lagi pinjam sana sini, sampai mencapai 30 jt dan saya kirimkan,,, setelah saya kirim semua saya tanya kapan kamu berangkat, dia bilang ntr malem dikabarin, ternyata kabarnya malah harus bayar lagi 5 juta di kantor pusat jakarta pas ambil suratnya,,, jadi saya sampai gadai mobil saya (karena masih cicilan jadi gadai fisik mobil dgn STNK saja) ke kreditur untuk ambil 7 jt saya lebihkan karena saya tidak punya uang lagi semua habis dikasih ke dia,,,dengan harapan setelah ini tidak ada kendala lagi maka saya dan dia akan bahagia selamanya seperti yang dia janjikan, dia sering bilang saya jangan cerita2 ke siapapun karena orang lain tidak mengerti apa yang kita rasakan, pokokny bla bla bla semua tentang kemurnian cinta dia obral dan anehnya saya percaya sama dia, walaupun dia tidak ngasih nama kesatuan tempat dia bekerja, dan tidak mau kasih fotocopy KTP dia dan setiap video call dia tidak bisa perlihatkan wajahnya dengan alasan kameranya rusak krn hp kebanting,,, namun semua itu pudar karena tiap malam ngobrol tentang cinta dan dia sangat pandai menenangkan hati saya dan saya percaya sepenuhnya,, dia bahkan minta foto KTP dan KK saya untuk prosedur pemberangkatan ke Bandung dan saya fotokan via WA, lalu setelah semua uang dikasih ke dia, dia bilang dia akan berangkat besok pagi sampai ketemu cintaku,,, besoknya jam 10 pagi dia sms sudah ada di jakarta, tapi ada temannya ada yang mau titip beli barang butuh 2 jt nanti di Bandung diganti katanya, akhirnya saya kirim 800rb saja karena uang saya sudah habis,,kemudian sore hari dia katanya sudah sampai di Bandung tapi ga bisa ke rumah saya karena harus nginap di rumah komandan barunya, saya marah2 via sms bilang kecewa dan sedih dia langsung telp jangan begitu katanya sabar aja ya, gitu dia bilang lalu saya minta ketemu sama dia akhirnya dia janji nanti jam 12 malam saya ke sana sambil ketawa2 minta cium lewat telpon,, kemudian jam 12 malam dia bilang bentar ya lagi nunggu yang mau anter karena dia ga tau jalan, trus minta kirim pulsa 25rb untuk telpon orang yang mau antar itu, saya bilang ga bisa transaksi isi pulsa karena udah jam 12 malam lebih, lalu tiba2 jaringan telpon dia katanya bermasalah jadi hanya bisa sms an dengan saya dan karena saya ga bisa kirim pulsa dia ga bisa hubungi orang yang mau anter dia dan saya tawarkan biar saya saja yang telpon dia tidak respon malah kelihatan kesal, akhirnya dia janji jam 6 pagi akan ke rumah saya, besoknya dari pagi sampai siang saya tunggu ga ada kabar berita dari dia, lalu saya telpon masih tidak bisa malah keluar suara operator bahwa nomor yang anda tuju sedang dialihkan, dan saya sms sudah tidak terkirim, saya tanya ke pengaduan gangguan telp 188 katanya nomornya tidak bermasalah tapi itu dari fitur pengalihan yang sengaja diaktifkan oleh pemegang nomor tersebut, lalu WA nya tiba2 menghilang karena dihapus akunnya dan Facebooknya sudah tidak bisa dibuka lagi,,demikian kisah saya. Saya sudah tertipu seperti mahasiswi yang tertipu Rendy yang pasang foto aparat Briptu Rendy Tuejeh di Sulut...total uang yang saya keluarkan sangat besar jumlahnya mencapai 76.5 juta ditambah pulsa terus2an karena dia mau telpon ayahnya yang sedang sakit di rumahsakit katanya dan pulsanya cepat sekali habis karena sering telpon ke sana di Medan, dan saya menangisi diri saya sendiri yang mudah tertipu dengan orang yang belum pernah ketemu tapi sudah mempercayainya sepenuh hati...saya pun harus membayar semua utang2 saya entah bagaimana caranya,, semoga semua sobat2 jangan sampai mengalami kasus seperti yang saya alami.

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

0 saran 180 tayangan
0 saran 487 tayangan
diinformasikan 23 Nov 2015 dalam Tanya Jawab oleh Shaudy (140 poin)
1 Saran 223 tayangan
1 Saran 1.6k tayangan
cybercrime
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai bentuk informasi, dan kejahatan Cyber-Crime yang melanda dan terjadi di dunia maya internet online. Serta ikut partisipasi dalam memerangi segala tindakan kejahatan pada dunia maya. Terima kasih atas kontribusi semua pihak di media sosial ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...