478 tayangan
diinformasikan dalam Penipuan Lewat Media Lainnya oleh (140 poin)
Selepas Isya, tiba-tiba HP yang biasa saya pakai untuk berbisnis kring. Dalam keadaan setengah mengantuk, saya coba angkat.

"Uangnya sudah saya transfer, Pak, Rp10 juta. Silakan dicek sekarang juga," kata pria dengan aksen Jawa Barat yang disembunyikan.

Siangnya memang saya sempat bertransaksi dengan seserorang yang mengaku bernama Darto, tinggal di Cirebon dan untuk sementara waktu bekerja di Bogor.

Ia mengaku tertarik dengan iklan jual tanah yang saya pasang di salah satu situs niaga terkemuka.

Sebelum telpon ditutup, ia sempat berkata bahwa saat itu sedang berada di Bali dan akan ke Jakarta tanggal 1 Juni.

Dari nadanya, Darto seakan percaya saja dengan tanah yang saya iklankan, dan tidak merasa perlu survei ke lokasi.

"Yang penting bisa langsung dibangun rumah," katanya.

Setelah harga disepakati, ia menyatakan berani memberi panjar (tanda jadi) Rp10 juta agar saya tak lagi menawarkan tanah tersebut ke pihak lain.

"Kalau Anda memang serius, silakan transfer saja tanda jadinya, dan setelah tanggal 5 Juni, jika tak ada kabar lanjut, transaksi batal dan panjar Anda saya potong 25 persen," kata saya.

Singkat cerita, karena Darto mengaku sudah mentransfer Rp10 juta ke rekening saya dan minta dicek malam itu juga, saya langsung ke ATM yang kebetulan jaraknya tak begitu jauh dari tempat tinggal saya.

Setelah saya cek, ternyata tak ada perubahan saldo.

Saya mulai membatin, jangan-jangan ini modus penipuan.

Saya sering membaca lewat internet bagaimana penipu mengurasi isi ATM korbannya dengan cara menggiring korban ke ATM dan dimulai dengan meminta korban untuk menyebutkan jumlah saldo yang ada.

Modus ini menggunakan orang ketiga yang mengaku sebagai pegawai BCA dengan tugas khusus 24 jam untuk menjaga Hallo BCA.

Benar, Darto tak senang kalau uang yang katanya telah ditransfer ternyata tak masuk ke rekening saya.

Iapun meminta saya untuk tak memutus telpon karena Darto akan menggelar teleconference dengan pihak petugas BCA.

"Tolong ya Pak agar kita dibantu, pertanyaan petugas BCA agar dijawab dengan jujur, Kalau tidak, rekening Bapak bisa diblokir oleh pihak bank," kata Darto.

Hampir dipastikan ini modus penipuan, batin saya.

Tapi karena sambungan telpon berasal dari pihak dia, saya tak merasa rugi pulsa, rekan penipu yang mengaku customer service Hallo BCA inipun terus saya layani.

Meski berusaha berlogat Jakarta, tapi saya bisa membaca aksen Sumateranya ketika ia tak sempurna melafazkan e lemah (pepet).

Sempat terbersit sesaat untuk terus melayani para bedebah ini sampai pulsanya habis.

Hingga saya ingat, malam Minggu itu banyak acara favorit di TV dari OVJ, Lawak Klub hingga final piala Champion, jauh lebih penting daripada bertele-tele dengan para penipu begini.

Dan ketika rekan penipu yang mengaku petugas Hallo BCA bernama Firman itu menanyakan jumlah saldo saya saat itu, saya mulai menjawab sekenanya saja sambil berjalan pulang.

Mungkin karena sadar bahwa korbannya mulai bertele-tele seperti orang mabuk, Darto dan temannya itupun memutuskan hubungan telpon.

Kalaulah saya layani terus, skenario selanjutnya bisa ditebak.

Setelah tahu saldo korban, penipu akan menyebutkan jumlah yang terdekat dengan nominal saldo yang tersedia.

Firman akan meminta saya untuk memencet tombol-tombol di layar ATM yang mengarah pada transfer ke nomor rekening yang telah mereka persiapkan.

Katakanlah saya menyebutkan saldo Rp5 juta, maka Firman pasti akan meminta saya mengetik nomor-nomor unik seperti 4.853.726 dengan alasan angka-angka tersebut adalah kode keamanan BCA.

Jika itu dilakukan, maka tanpa sadar, saya sebagai korban telah mengirim uang ke rekening mereka empat juta delapan ratus ribu lebih, sesuai dengan jumlah saldo yang ada.

Gagalnya aksi penipuan itu tidak memuaskan saya, karena saya justru ingin mereka tertipu balik, paling tidak menguras pulsa.

Atau benar-benar melakukan transfer seperti yang mereka inginkan, tapi jumlahnya cukup Rp1 ribu saja seperti zakat ATM online di Bank Mandiri Syariah, sekadar untuk dapat bukti struk dan nomor rekening Si Penipu.

Tapi skenario itu tidak saya teruskan karena 3 acara favorit saya mulai tayang di teve.

Apalagi, pihak BCA pun belum tentu mau repot-repot mengurusi laporan penipuan seribu perak, paling minta lapor ke polisi dulu. Ribet!.

Menjelang tidurpun, Darto masih sempat menelpon saya kembali sambil mengancam, "Kalau Bapak tak mau kerjasama, rekening Bapak akan diblokir BCA."

Dan, saya biarkan dia ngoceh sendiri tanpa ada yang mendengar karena HP saya taruh di bawah bantal.

Meski saya yakin tak akan banyak membantu, tapi ini nomor Si Penipu bernama Darto tersebut karena masih tersimpan di HP saya sebagai "Buyer Darto Mobile: +6285932885935" .

Analisa saya:

1.Penipu termasuk orang yang lihai membuat KTP palsu karena untuk buka rekening, syarat KTP asli adalah mutlak.

2.Kedua, pelaku melirik pasar yang lebih luas yakni pengiklan di situs-situs iklan niaga terkemuka yang menampilkan nomor HP pengiklannya kepada publik.

3.Modus utamanya adalah klaim telah mentransfer uang, Si Pelaku merasa berhak mendapat konfirmasi balik dan menggirig korban untuk langsung ke ATM yang dipandu petugas gadungan lewat telpon.

Modus yang mirip biasanya diawali dengan SMS semisal berbunyi, "Maaf saya ibu Wati yang sudah sempat melihat lokasi TANAH DIJUAL. Kami sudah merasa cocok. Untuk nego harga, silahkan hubungi suami saya, Bpk H. Iskandar, HP 0823 2291 8678."

Sejak saya mencoba menekuni usaha broker properti sebulan terakhir ini, SMS seperti di atas sering masuk ke HP.

Yang begini, namanya penipu kere tanpa modal, berani SMS doang.

Untuk mengetahui modus-modus penipuan yang marak belakangan ini, silakan googling saja dengan kata kunci 'modus penipuan.'

Banyak pengetahuan berharga di situ.

Kalau suatu saat Anda hendak ditipu, Anda sudah tahu cara-cara ngerjain mereka walau mungkin tak membuat mereka kapok.

Tapi setidaknya, Anda bisa merasakan betapa indahnya berbagi pengalaman, karena Anda alami langsung.
Bagikan laporan ini

hosting

1 Jawaban

answered oleh Kontributor (6.4k poin)

Masalah anda adalah masalah yang sering terjadi jika tidak berhati-hati.

Kami juga telah merangkum Cara menghindari penipuan via SMS, CHAT, TELPON, WEB untuk anda. Jika anda membaca tulisan ini dengan baik, Anda dapat menghindari BERBAGAI JENIS PENIPUAN kedepan. 

Silahkan baca Rangkuman Cara menghindari penipuan online atau kunjungi link berikut ini: [ https://www.cleova.com/cara-menghindari-penipuan-online-via-sms-telp-chat-web/ ]

Kami Jasa WebsiteJasa Toko OnlineJasa Konsultasi IT [Masalah umum (Gratis) / Masalah web (berbayar)]. WA/ TELEGRAM/ LINE: +6282311111198 (DICKY IBROHIM)

Semoga membantu :)

DICKY IBROHIM

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

2 saran 151 tayangan
0 saran 271 tayangan
diinformasikan 27 Des 2015 dalam Penipuan Lewat Media Lainnya oleh Rauf Ardila (1.1k poin)
1 Saran 263 tayangan
0 saran 112 tayangan
diinformasikan 27 Nov 2015 dalam SHARING PENGALAMAN oleh chiamik (300 poin)
cybercrime
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai bentuk informasi, dan kejahatan Cyber-Crime yang melanda dan terjadi di dunia maya internet online. Serta ikut partisipasi dalam memerangi segala tindakan kejahatan pada dunia maya. Terima kasih atas kontribusi semua pihak di media sosial ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...