422 tayangan
diinformasikan dalam Penipuan Lewat Media Lainnya oleh (510 poin)
Masyarakat kini harus lebih berhati-hati dengan modus kejahatan yang dilakukan oleh pembobol rekening bank. Sebab, kini para pelaku memiliki modus baru dengan berpura-pura melakukan kesalahan transfer dana sebesar Rp 10 juta ke rekening milik korban.

Celakanya, dalam waktu singkat pelaku akan menguras rekening korban hingga habis. Rupanya, modus ini merupakan pengembangan dari modus lama yakni menjanjikan hadiah kepada korban.

Kasus kali ini menimpa seorang mahasiswi bernama Darma Agustina (18) di Kota Semarang, yang tinggal di Kampung Darat Lasimin RT 2 RW 10 Kelurahan Kuningan, Semarang Utara, Kota Semarang.

Uang sebesar Rp 10.704.123 di rekening ATM BRI Syariah miliknya dikuras penjahat saat melakukan transaksi pengecekan.

"Kejadiannya pada Senin 2 Maret 2015 lalu di bilik ATM BRI RS Sultan Agung Semarang," ujar Agustina saat melaporkan kasusnya di Mapolrestabes Semarang Jalan Dr Soetomo, Kota Semarang, Jawa Tengah Minggu (8/3), dilansir dari Merdeka.

Kasus tersebut bermula ketika Agustina tertarik dengan pesan singkat yang mengatasnamakan Indosat dan menyebut dirinya sebagai pemenang. SMS itu berbunyi: "plgn yth, SELAMAT! No.Hp anda Resmi m'dapatkan Rp25jt, dari GEBYAR POIN plus-plus Edisi2015, PIN Anda:z25L47. U/info HUB: 021-96852474 www.infopointh2015.com."

Dalam pesan lanjutan, pelaku juga meminta korban mengirimkan nomor rekening dan menyebut uang hadiah telah ditransfer.

"Saya mengecek di bilik ATM, ternyata saldo di rekening saya bertambah Rp 10 juta. Saldo sebelumnya Rp 10,8 juta, sehingga bertambah menjadi Rp 20,8 juta." ungkapnya.

Korban yang tengah gembira tidak sadar jika masuk dalam jerat tipu komplotan pelaku. Saat di dalam bilik ATM tersebut, pelaku yang mengaku sebagai karyawan Indosat lantas menelepon korban.

Pelaku menjelaskan telah mentransfer uang hadiah senilai Rp 25 juta, namun untuk awal masih mentransfer Rp 10 juta. Sementara Rp 15 juta sisanya, dikirim saat itu juga, namun dengan petunjuk dari pelaku yang harus diikuti oleh Agustina.

Saat itulah pelaku tanpa sadar memencet tombol seperti arahan dari pelaku. Tapi, tanpa dia sadari dia justru mengirimkan seluruh tabungannya ke rekening milik pelaku.

Barang bukti yang dilaporkan Agustina berupa 1 lembar rekening koran dari Bank BRI Syariah KCP Pandanaran, transfer tersebut terjadi ke tiga rekening, atas nama Marini Larose dengan nomor rekening 0000349971, 0000352865 dan 0000359326.

"Saya tidak menyebut PIN ATM, saya hanya diminta memencet tombol beberapa kali," ujar Agustina.

Sumber; www.infospesial.net/45461/modus-baru-penipuan-kuras-atm-pelaku-transfer-rp-10-juta/
Bagikan laporan ini

hosting

2 Tanggapan

answered oleh (880 poin)
Modus lama kaleeee
answered oleh Kontributor (6.4k poin)

Masalah anda adalah masalah yang sering terjadi jika tidak berhati-hati.

Kami juga telah merangkum Cara menghindari penipuan via SMS, CHAT, TELPON, WEB untuk anda. Jika anda membaca tulisan ini dengan baik, Anda dapat menghindari BERBAGAI JENIS PENIPUAN kedepan. 

Silahkan baca Rangkuman Cara menghindari penipuan online atau kunjungi link berikut ini: [ https://www.cleova.com/cara-menghindari-penipuan-online-via-sms-telp-chat-web/ ]

Kami Jasa WebsiteJasa Toko OnlineJasa Konsultasi IT [Masalah umum (Gratis) / Masalah web (berbayar)]. WA/ TELEGRAM/ LINE: +6282311111198 (DICKY IBROHIM)

Semoga membantu :)

DICKY IBROHIM

Informasi Modus Penipuan Dan Kejahatan terkait

1 Saran 263 tayangan
2 saran 151 tayangan
0 saran 112 tayangan
diinformasikan 27 Nov 2015 dalam SHARING PENGALAMAN oleh chiamik (300 poin)
1 Saran 216 tayangan
cybercrime
Situs ini adalah media sosial online independent sharing berbagai bentuk informasi, dan kejahatan Cyber-Crime yang melanda dan terjadi di dunia maya internet online. Serta ikut partisipasi dalam memerangi segala tindakan kejahatan pada dunia maya. Terima kasih atas kontribusi semua pihak di media sosial ini dan semoga bermanfaat, amiin...
...